Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Musrenbang Tingkat Kabupaten Karimun Tahun 2024 Dibuka Resmi Gubernur Kepri Ansar Ahmad

Rabu, 20 Maret 2024 | Maret 20, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-20T13:36:38Z

PWDPI Karimun – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Karimun dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025 dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepri, Amsar Ahmad bertempat di Gedung Nilam Sari, Poros, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Rabu (20/3/2024) pagi

Dengan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Karimun, Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Kabupaten Karimun, Ketua beserta anggota DPRD Karimun, FKPD, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD, Kepala Bagian, Camat, Lurah, Kepala Desa, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, APGK2,  Tokoh Masyarakat, Akademisi, Pimpinan Ormas, Pers, LSM, Mahasiswa, Tokoh Pemuda, dan undangan lainnya, Musrembang Tingkat Kabupaten Karimun tersebut dibuka oleh Gubernur Kepri, Amsar Ahmad ditandai dengan pemukulan Gong sebagai tanda bahwa Musrenbang secara resmi telah dibuka
Fajar Harison, Kepala Baperlitbang Kabupaten Karimun  mengatakan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Karimun tahun 2024 ini dihadir sebanyak 300 peserta dan akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari, Rabu s.d Kamis, dari tanggal 20 s.d 21 Maret tahun 2024 

“Musrenbang tingkat Kabupaten Karimun Tahun 2024 ini bertujuan untuk membahas Rancangan RKPD Kabupaten Karimun Tahun 2025 mendatang ,” terang  Fajar. Harison

Disampaikannya bahwa  tema Pembangunan Kabupaten Karimun pada tahun 2025 adalah “Peningkatan pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM), yang didukung oleh tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien”, yang di dukung oleh 4 (empat) prioritas pembangunan pada tahun 2025.

“Ke-empat prioritas pembangunan tersebut menurutnya lagi meliputi pemerataan pembangunan infrastruktur wilayah, optimalisasi potensi perekonomian daerah,  pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang inovatif dengan target dan sasaran pembangunan Kabupaten Karimun tahun 2025 sebanyak 4 prioritas,17 sasaran dan 24 indikator,” terang Fajar kepada awak media

Untuk mendukung program dan kegiatan pembangunan tahun 2025, Fajar juga menyampaikan gambaran umum proyeksi pendapatan daerah tahun 2025 pada Rancangan Awal RKPD Kabupaten Karimun Tahun 2025.

Proyeksi pendapatan daerah pada tahun 2025 sebesar Rp. 1,501,051,659,886,02,- (satu triliun lima ratus satu milyar lima puluh satu juta enam ratus lima puluh sembilan ribu delapan ratus delapan puluh enam koma nol dua Rupiah).

Proyeksi Pendapatan Daerah tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah di proyeksikan sebesar Rp.383,534,432,696.45,- (tiga ratus delapan puluh tiga milyar lima ratus tiga puluh empat juta empat ratus tiga puluh dua ribu enam ratus sembilan puluh enam koma empat puluh lima rupiah).

Selanjutnya, pendapatan transfer diproyeksikan sebesar Rp. 1,109,332,771,449,67,- (satu triliun seratus sembilan milyar tiga ratus tiga puluh dua juta tujuh ratus tujuh puluh satu ribu empat ratus empat puluh sembilan koma enam puluh tujuh rupiah).

Kemudian lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar Rp. 8,184,455,740.00,- (delapan milyar seratus delapan puluh empat juta empat ratus lima puluh lima ribu tujuh ratus empat puluh rupiah).

Dalam melaksanakan mekanisme penyampaian usulan pembangunan melalui Dana APBD Provinsi Kepri dan juga APBN, salah satu sumber pendanaan yang diusulkan melalui Dana APBN yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di Input melalui Aplikasi Krisna pada awal bulan Juni 2024.

Adapun usulan yang telah di sampaikan tersebut meliputi usulan Prioritas Pembangunan Nasional dengan total usulan sebesar Rp. 310.383.525.522,- (tiga ratus sepuluh milyar tiga ratus delapan puluh tiga juta lima ratus dua puluh lima ribu lima ratus dua puluh dua rupiah).

Sedangkan usulan melalui Dana APBD Provinsi sebesar Rp. 449,681,513,486,- (empat ratus empat puluh sembilan milyar enam ratus delapan puluh satu juta lima ratus tiga belas ribu empat ratus delapan puluh enam rupiah), dengan tujuan usulan 17 (tujuh belas) OPD di Provinsi Kepri.

“Semoga hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Karimun tahun 2024 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025 menjadi dokumen yang bermutu dan aplikatif,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyampaikan bahwa Musrenbang tersebut harus dimanfaatkan guna menyerap aspirasi dari berbagai stakeholder demi kemajuan Kabupaten Karimun.

“Kegiatan ini sangat penting karena untuk menentukan kualitas perencanaan kita yang bersifat partisipatif. Tadi juga sudah diuraikan beberapa target capaian, usulan hingga sasaran di musrenbang,” jelas Gubernur Kepri, Ansar Ahmad

Lebih lanjut dikatakannya, dalam Musrenbang tingkat Kabupaten Karimun ini terdapat beberapa usulan prioritas seperti halnya penyelesaian pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, pengembangan potensi maritim, pariwisata dan pembangunan infrastruktur.

Diwaktu yang sama, Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan sebelum dibahas pada tingkat Kabupaten, Musrenbang terlebih dahulu dilaksanakan ditingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

“Musrenbang ini telah dimulai dari tingkat terbawah, hal tersebut sebagai bentuk keselarasan pembangunan yang akan dilakukan kedepannya. Kita berharap apa yang sudah diprogramkan dapat terealisasi dengan baik,” jelas Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

(Hariono)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update