Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Orang Gila/ ODGJ Berkeliaran, Meresahkan Warga Bagok

Sabtu, 13 Mei 2023 | Mei 13, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-05-22T09:12:01Z



PWDPI ACEH - Orang Gila/ ODGJ Berkeliaran, Meresahkan warga Bagok Aceh Timur/Orang gila/ stress berkeliaran tiap hari di seputaran Keude BAGOK dan Gampong matang seuleumak khusus nya di seputaran simpang Polsek Nurussalam Dusun Tanjung Mulia Gampong matang seuleumak kecamatan Nurussalam Bagok Aceh Timur.

Orang Dengan Gangguan jiwa ( ODGJ) tersebut sudah terlihat sejak lebaran kemaren. Penampilan Sangat lusuh, Sering berteriak teriak dan mengucapkan kata kata kotor juga kata kata tabu dalam agama.

Salah satu tokoh masyarakat sekitar lokasi ODGJ berkeliaran Yang berhasil di minta keterangan Terkait dengan keberaan ODGJ tersebut mengatakan: Benar pak. Kami disini Sangat resah dan terganggu dengan keberadaan ODGJ tersebut, karena suka menganggu pengguna jalan raya terutama yang menaiki sepeda motor,  

Masih menurut keterangan warga setempat. ODGJ tersebut sering berteriak teriak, juga acap mengeluarkan kata kata kotor dan Tabu. Juga kata kata menyesatkan,  seperti:  hai tuhan  Allah toeh peng lon( Mohon maaf/red.

Nah karena hal tersebut. Kami mohon kepada pihak Terkait agar dapat menertibkan atau mengantarkan ke rumah sakit jiwa. Dia bisa sembuh karena dia kayak nya tau semua. Seperti Saat meminta pada seseorang.bang. toeh rukok gudang garam sibak, nah kalo kita kasih rokok Laen gak Mau dia. Harus rokok gudang garam baru mau. Ucap masyarakat di sekitar tempat ODGJ Berkeliaran.

Sekarang banyak orang gila atau terganggu jiwanya yang berkeliaran di jalan. Tanggung jawab siapakah? Yang jelas, orang-orang gila menjadi tanggung jawab negara.  Dinas Sosial. Mareka menunjuk  Dinas kesehatan  sebagai pihak yang bertanggung jawab. Orang gila ini, istilah kedokteran jiwanya adalah psikotik atau psikotis. Sekarang, banyak psikotis ditemui di jalanan. 

Seyogyanya pemerintah daerah kabupaten Aceh timur dapat menangani ODGJ Ini dengan mengobati ke rumah sakit'jiwa'. Bukan malah tutup mata pembiaran ODGJ tersebut berkeliaran bebas di jalanan.


Seharusnya kalau orang sakit jiwa ODGJ  atau di sebut juga dengan Orang-orang yang psikotis akan ditangani Dinas Kesehatan, sedangkan yang lainnya, seperti anak jalanan, pengemis, dan lain-lain ditangani Dinas Sosial," kata Tokoh masyarakat. Bukan pembiaran seperti ini. Dan pihak kecamatan pun seperti tutup mata dengan keberadaan ODGJ tersebut di kecamatan Nurussalam Aceh Timur.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update