×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pemberitaan beras SPHP yang Langka, Polres Karimun Komitmen Awasi Distribusi ke Masyarakat

Sabtu, 18 Mei 2024 | Mei 18, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2025-04-26T00:06:47Z

Pwdpikarimun- Menindaklanjuti pemberitaan  terkait terjadinya kelangkaan beras Bulog SPHP di Pulau Karimun besar beberapa waktu sebelumnya, Polres Karimun pada Senin, 13 Mei 2024, melalui Unit Tipiter Satreskrim Polres Karimun telah melaksanakan pengecekan langsung ke Gudang Badan Urusan Logistik Kabupaten karimun. 

Dalam kegiatan tersebut didapati informasi bahwa stok beras SPHP di Gudang Bulog Kabupaten  karimun ada sebanyak 48 ton yang telah direbag kedalam karung berat 5 kg perkarungnya
 Penyaluran terakhir dilaksanakan pada hari kamis tanggal 9 Mei 2024 sebanyak 34 ton yang sudah direbag.

 Rencana penyaluran selanjutnya terjadwal pada tanggal 17 Mei 2024 sebanyak 13 ton (rebag)

 Diinfokan juga oleh pihak Bulog bahwa
Kegiatan penyaluran/distribusi beras per tanggal 1 Januari 2024 harus melalui sistem yang berbasis online yang menyebabkan beberapa RPK yang terkendala dalam pemenuhan data, belum menerima penyaluran beras SPHP.

" Satreskrim Polres Karimun akan terus melakukan pengawasan dalam hal penyaluran/ pendistribusian beras SPHP untuk masyarakat di kabupaten Karimun,"tegas Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus

Sementara , Kepala Bulog cabang Batam di Sungai Raya , kecamatan Meral Kabupaten Karimun, Sufatno membenarkan bahwa saat ini masih berlangsung proses rebag ke karung ukuran 5 kg perkarungnya, dimana baru  telah siap direbag sebanyak 48 ton dan telah didistribusikan ke beberapa tempat  untuk dipasarkan ke masyarakat

Menurut Sufatno lagi bahwa beras Bulog yang datang dan bongkar 500 ton pada 24 April 2024 lalu tidak semuanya untuk dipasarkan, namun ada juga untuk program kementerian sosial untuk bantuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang disalurkan melalui Kantor Pos 

" Saat ini proses rebag masih terus berlangsung dan tentunya proses rebag beras yang datang 500 ton kmaren butuh waktu, sedangkan yang sudah direbag baru selesai sebanyak 48 ton kedalam karung ukuran berat 5 kilogram dan sudah didistribusikan sejak tgl 9 Mei 2024 kemaren dan hari ini tanggal 17 Mei 2024 juga sedang berlangsung pendistribusiannya ke pelaku usaha untuk dapat dipasarkan ke masyarakat," tutup Sufatno, pada Jum'at (17/5/2024) sore

(HN)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update